Angkatan
Udara Rusia menghancurkan 892 sasaran teroris di dekat kota Suriah, al-bab.
Demikian pernyataan staf umum militer Rusia.
"Jet
dari Angkatan Udara Rusia menghancurkan 892 sasaran teroris di dekat
al-Bab," kata Kepala Staf Jenderal Main Operasional Direktorat Letjen
Sergei Rudskoi, dikutip dari Sputniknews, Selasa (7/2/2017).
Sejak 2011,
Suriah telah dilanda perang saudara, dengan pasukan pemerintah memerangi berbagai
oposisi dan kelompok teroris. Kelompok termasuk itu diantaranya Front al-Nusra dan ISIS.
Rusia telah
terlibat dalam konflik Suriah sejak September 2015, ketika mulai serangan udara
anti-teroris atas permintaan Presiden Suriah Bashar Assad. Pangkalan udara
Hmeymim menjadi pusat peluncuran serangan, sedangkan fasilitas angkatan laut di
Tartus telah dioperasikan oleh Rusia selama beberapa dekade.
Konflik di
Suriah telah berlangsung selama 6 tahun. Akibat konflik berkepanjangan itu,
sekitar 250 ribu orang tewas dan 12 juta orang telah mengungsi dimana setengah
dari mereka di luar negeri.
0 comments:
Post a Comment