A400M taktis
dikonfigurasi akan memungkinkan Angkatan Udara Jerman untuk melakukan sejumlah
misi spesialis, termasuk beroperasi dari lokasi angker seperti yang ditunjukkan
oleh pesawat uji ini. Sumber Airbus Defence and Space Jerman
menerima pesawat angkut A400M keenam dari Airbus Defense and Space. Pesawat ini
menjadi special karena menjadi Atlas pertama yang memiliki kemampuan untuk
operasi taktis. Pengiriman diumumkan oleh produsen pada tanggal 12 Desember 2016.
Kemampuan tambahan
yang dimiliki dibanding pesawat sebelumnya adalah kemampuan untuk menerjunkan
pasukan dan kargo, terbang rendah, menjadi pesawat tanker dan beroperasi di
wilayah yang berbahaya. Dengan
pengiriman ini, lima pesawat pertama yang sudah tiba sebelumnya akan segera
ditingkatkan ke standar taktis ini. Jerman sendiri berencana untuk menerima 53
pesawat A400M guna menggantikan Transall C-160, meskipun angka ini mungkin
dikurangi menjadi 40 karena alasan anggaran.
Luftwaffe
menerima pesawat pertama pada bulan Desember 2014 dan telah melakukan misi
internasional pertama pada bulan April 2015. Namun, pengenalan A400M ke layanan
Jerman baru-baru ini dirusak oleh sejumlah masalah termasuk mesin. Meskipun
demikian A400M akan tetap menjadi platform yang akan secara signifikan
meningkatkan kemampuan Jerman untuk menyediakan mobilitas strategis untuk aset
udara, darat, dan laut.
Jerman
menjadi salah satu kekuatan penting di Eropa. Anggota NATO ini memiliki
kekuatan udara yang tersebar baik di Angkatan Udara, Angkatan Laut dan Angkatan
darat. Mereka dilengkapi dengan berbagai pesawat dengan peran masing-masing.
0 comments:
Post a Comment